Welcome To Portal Komuniti :: Ukhwah.com

  Create An Account Home  ·  Topik  ·  Statistik  ·  Your Account  ·  Hantar Artikel  ·  Top 10 28-07-2021  

  Login
Nickname

Password

>> Mendaftar <<

  Mutiara Kata
Akan sentiasa ada yang memperbodohkan selagi masih ada yang rela diperbodohkan
-- Kang Razzi Armansur

  Menu Utama

  Keahlian Ukhwah.com
Terkini: navratan
Hari Ini: 0
Semalam: 0
Jumlah Ahli: 43152

  Sedang Online
Sedang Online:
Tetamu: 92
Ahli: 0
Jumlah: 92




  Yang Masuk Ke Sini
izad: 7 hari yang lalu
the_brOtherz: 35 hari yang lalu


Copy & Paste
Topik: untukmu...seorang isteri


Carian Forum

Moderator: Administrator
Portal Komuniti :: Ukhwah.com Indeks Forum
  »» Copy & Paste
    »» untukmu...seorang isteri

Please Mendaftar To Post


Oleh untukmu...seorang isteri

cahayakuiman
WARGA SETIA
Menyertai: 07.03.2006
Ahli No: 23268
Posting: 832

Selangor   avatar


posticon Posting pada: 22-10-08 16:02


salam..ana forwardkan artikel yang ana jumpa, mungkin boleh dikongsi bersama, bahwa kita semua insan biasa yang punya seribu satu kesilapan dan kesalahan..KERANA AKU MANUSIA BIASA..



"Kerana aku manusia biasa"

Email ini dipetik daripada seorang sahabat, dan saya forwardkan untuk manfaat kepada diri saya dan semua.
Semoga bermanfaat baik untuk yang melamar ataupun yang dilamar, ataupun bagi yang sudah berumah tangga. Renungan buat yang sedang mencari pasangan hidup ataupun yang sedang mengemudi bahtera rumah tangga. Mengapa? Kerana Dia Manusia Biasa.
Setiap kali ada sahabat yang ingin menikah, saya selalu mengajukan pertanyaan yang sama. Kenapa kamu memilih dia sebagai suami/isterimu? Jawappannya ada bermacam-macam. Bermula dengan jawapan kerana Allah hinggalah jawapan duniawi. Tapi ada satu jawapan yang sangat menyentuh di hati saya. Hingga saat ini saya masih ingat setiap butir percakapannya. Jawapan dari salah seorang teman yang baru saja menikah. Proses menuju pernikahannya sungguh ajaib. Mereka hanya berkenalan 2 bulan. Kemudian membuat keputusan menikah. Persiapan pernikahan mereka hanya dilakukan dalam waktu sebulan saja. Kalau dia seorang akhwat, saya tidak hairan. Proses pernikahan seperti ini selalu dilakukan. Dia bukanlah akhwat, sebagaimana saya. Satu hal yang pasti,dia jenis wanita yang sangat berhati-hati dalam memilih suami. Trauma dikhianati lelaki membuat dirinya sukar untuk membuka hati. Ketika dia memberitahu akan menikah, saya tidak menganggapnya serius. Mereka berdua baru kenal sebulan. Tapi saya berdoa, semoga ucapannya menjadi kenyataan. Saya tidak ingin melihatnya menangis lagi. Sebulan kemudian dia menemui saya. Dia menyebutkan tarikh pernikahannya. Serta meminta saya untuk memohon cuti, agar dapat menemaninya semasa majlis pernikahan. Begitu banyak pertanyaan dikepala saya.

Saya ingin tahu! Mengapa dia begitu mudah menerima lelaki itu. Ada apakah gerangan? Tentu suatu hal yang istimewa. Hingga dia boleh memutuskan untuk bernikah secepat ini. Tapi sayang, saya sedang sibuk ketika itu(benar-benar sibuk). Saya tidak dapat membantunya mempersiapkan keperluan pernikahan. Beberapa kali dia menelefon saya untuk meminta pendapat tentang beberapa perkara. Beberapa kali saya telefon dia untuk menanyakan perkembangan persiapan pernikahannya. Kami tenggelam dalam kesibukan masing-masing. Saya mengambil cuti 2 hari sebelum pernikahannya. Selama cuti itu saya memutuskan untuk menginap di rumahnya. Pukul 11 malam sehari sebelum pernikahannya, baru kami dapat berbual -hanya-berdua. Hiruk-pikuk persiapan akad nikah esok pagi, sungguh membelenggu kami. Pada awalnya kami ingin berbual tentang banyak hal. Akhirnya, dapat juga kami berbual berdua. Ada banyak hal yang ingin saya tanyakan. Dia juga ingin bercerita banyak perkara kepada saya. Beberapa kali Mamanya mengetuk pintu, meminta kami tidur.
"Aku tak boleh tidur." Dia memandang saya dengan wajah bersahaja.

Saya faham keadaanya ketika ini.
"Matikan saja lampunya, biar disangka kita dah tidur."

"Ya.. ya." Dia mematikan lampu neon bilik dan menggantinya dengan lampu yang samar.

Kami meneruskan perbualan secara berbisik-bisik. Suatu hal yang sudah lama sekali tidak kami lakukan. Kami berbual banyak perkara, tentang masa lalu dan impian-impian kami. Wajah keriangannya nampak jelas dalam kesamaran. Memunculkan aura cinta yang menerangi bilik ketika itu. Hingga akhirnya terlontar juga sebuah pertanyaan yang selama ini saya pendamkan. "Kenapa kamu memilih dia?" Dia tersenyum simpul lalu bangkit dari baringnya sambil meraih telefon bimbitnya dibawah bantalku. Perlahan dia membuka laci meja hiasnya. Dengan bantuan lampu LCD handphone dia mengais lembaran kertas didalamnya. Perlahan dia menutup laci kembali lalu menyerahkan sekeping sampul kepada saya. Saya menerima handphone dari tangannya. Sampul putih panjang dengan cop surat syarikat tempat calon suaminya bekerja. Apa ini?. Saya melihatnya tanpa mengerti.
Eeh..., dia malah ketawa geli hati.
"Buka saja."
Sebuah kertas saya tarik keluar. Kertas putih bersaiz A4, saya melihat warnanya putih. "Teruknya dia ni."
Saya menggeleng-gelengka dan kepala sambil menahan senyum.
Sementara dia cuma ketawa melihat ekspresi saya. Saya mula membacanya. Saya membaca satu kalimat diatas, dibarisan paling atas. Dan sampai saat inipun saya masih hafal dengan kata-katanya. Begini isi surat itu........

************ ********* *******
Kepada ...... Calon isteri saya, calon ibu anak-anak saya, calon menantu Ibu saya dan calon kakak buat adik-adik saya Assalamu'alaikum Wr Wb. Mohon maaf kalau anda tidak berkenan. Tapi saya mohon bacalah surat ini hingga akhir. Baru kemudian silakan dibuang atau dibakar, tapi saya mohon, bacalah dulu sampai selesai. Saya, yang bernama_____menginginkan anda______ untuk menjadi isteri saya. Saya bukan siapa-siapa. Saya hanya manusia biasa. Buat masa ini saya mempunyai pekerjaan. Tetapi saya tidak tahu apakah kemudiannya saya akan tetap bekerja. Tapi yang pasti saya akan berusaha mendapatkan rezeki untuk mencukupi keperluan isteri dan anak-anakku kelak. Saya memang masih menyewa rumah. Dan saya tidak tahu apakah kemudiannya akan terus menyewa selamannya. Yang pasti, saya akan tetap berusaha agar isteri dan anak-anak saya tidak kepanasan dan tidak kehujanan. Saya hanyalah manusia biasa, yang punya banyak kelemahan dan beberapa kelebihan. Saya menginginkan anda untuk mendampingi saya. Untuk menutupi kelemahan saya dan mengendalikan kelebihan saya. Saya hanya manusia biasa. Cinta saya juga biasa saja. Oleh kerana itu Saya menginginkan anda supaya membantu saya memupuk dan merawat cinta ini, agar menjadi luar biasa. Saya tidak tahu apakah kita nanti dapat bersama-sama sampai mati. Kerana saya tidak tahu suratan jodoh saya. Yang pasti saya akan berusaha sekuat tenaga menjadi suami dan ayah yang baik. Kenapa saya memilih anda? Sampai saat ini saya tidak tahu Kenapa saya memilih anda. Saya sudah sholat istikharah berkali-kali, dan saya semakin mantap memilih anda. Yang saya tahu, Saya memilih anda kerana Allah. Dan yang pasti, saya menikah untuk menyempurnakan agama saya, juga sunnah Rasulullah. Saya tidak berani menjanjikan apa-apa, saya hanya berusaha sekuat mungkin menjadi lebih baik dari sekarang ini. Saya memohon anda sholat istiqarah dulu sebelum memberi jawapan pada saya. Saya beri masa minima 1 minggu, maksima 1 bulan. Semoga Allah redha dengan jalan yang kita tempuh ini. Amin Wassalamu'alaikum Wr Wb



************ ********* *********

Saya memandang surat itu lama. Berkali-kali saya membacanya. Baru kali ini saya membaca surat 'lamaran' yang begitu indah. Sederhana, jujur dan realistik. Tanpa janji-janji yang melambung dan kata yang berbunga-bunga. Surat cinta biasa. Saya menatap sahabat disamping saya. Dia menatap saya dengan senyum tertahan.
"Kenapa kamu memilih dia.....?"
"Kerana dia manusia biasa......." Dia menjawab mantap.
"Dia sedar bahawa dia manusia biasa. Dia masih punya Allah yang mengatur hidupnya. Yang aku tahu dia akan selalu berusaha tapi dia tidak menjanjikan apa-apa. Soalnya dia tidak tahu, apa yang akan terjadi pada kami kemudian hari. Entah Kenapa, justeru itu memberikan kesenangan tersendiri buat aku.."
"Maksudnya?"
"Dunia ini fana. Apa yang kita punya hari ini belum tentu esok masih ada dan menjadi milik kita. Betul tak? Paling tidak.... Aku tau bahawa dia tidak akan frust kalau suatu masa nanti kami jadi miskin. "
Ssttt....."Saya menutup mulutnya.
Khuatir Kalau ada yang tau kami belum tidur. Terdiam kami memasang telinga. Sunyi. Suara jengkering terdengar nyaring diluar tembok. Kami saling berpandangan lalu gelak sambil menutup mulut masing-masing.
"Udah tidur. Esok kamu mengantuk. Aku pula yang dimarahi Mama."
Kami kembali berbaring. Tapi mata ini tidak boleh pejam. Percakapan kami tadi masih terngiang terus ditelinga saya.
"Gik.....?" "Tidur.....Dah malam." Saya menjawab tanpa menoleh padanya.
Saya ingin dia tidur, agar dia kelihatan cantik jelita esok pagi. rasa mengantuk saya telah hilang, rasanya tidak akan tidur semalaman ini. Satu lagi pelajaran dari pernikahan saya peroleh hari itu. Ketika manusia sedar dengan kemanusiaannya.
Sedar bahawa ada hal lain yang mengatur segala kehidupannya. Begitu juga dengan sebuah pernikahan. Suratan jodoh sudah terpahat sejak roh ditiupkan dalam rahim. Tidak ada seorang pun yang tahu bagaimana dan berapa lama pernikahannya kelak. Lalu menjadikan proses menuju pernikahan bukanlah sebagai beban tetapi sebuah 'proses usaha'. Betapa indah bila proses menuju pernikahan mengabaikan harta, takhta dan 'nama'. Status diri yang selama ini melekat dan dibanggakan (aku anak orang ini/itu), ditanggalkan. Ketika segala yang 'melekat' pada diri bukanlah dijadikan pertimbangan yang utama. Pernikahan hanya dilandasi kerana Allah semata. Diniatkan untuk ibadah. Menyerahkan segalanya pada Allah yang membuat senarionya. Maka semua menjadi indah. Hanya Allah yang mampu menggerakkan hati setiap hamba-NYA. Hanya Allah yang mampu memudahkan segala urusan. Hanya Allah yang mampu menyegerakan sebuah pernikahan. Kita hanya boleh memohon keredhaan Allah. MemintaNYA mengurniakan barakah dalam sebuah pernikahan. Hanya Allah jua yang akan menjaga ketenangan dan kemantapan untuk menikah. Jadi, bagaimana dengan cinta? Ibu saya pernah berkata, Cinta itu proses. Proses dari ada, menjadi hadir,lalu tumbuh, kemudian merawatnya. Agar cinta itu dapat bersemi dengan indah menaungi dua insan dalam pernikahan yang suci. Cinta tumbuh kerana suami/isteri (belahan jiwa). Cinta paling halal dan suci. Cinta dua manusia biasa, yang berusaha menggabungkannya agar menjadi cinta yang luar biasa. Amin.

Wallahu 'alam.


-----------------
kehidupan adalah sebuah perjalanan menuju sebuah kematian...yang hakiki lagi abadi.UJIan akan datang dan pergi sebagai tanda bukti keimanan.


Bookmark and Share

    


  Member Information For cahayakuimanProfil   Hantar PM kepada cahayakuiman   Pergi ke cahayakuiman's Website   Quote dan BalasQuote

islamic_gil
WARGA SETIA
Menyertai: 24.02.2005
Ahli No: 14692
Posting: 427
Dari: SATU KAWASAN DI SATU MASA

Selangor  


posticon Posting pada: 23-10-08 08:23


TERHARU NYA..akan saya forwardkan untuk tunang..moga dia tahu.kita memang manusia biasa.

Bookmark and Share

    


  Member Information For islamic_gilProfil   Hantar PM kepada islamic_gil   Quote dan BalasQuote

eira
Warga 4 Bintang
Menyertai: 15.07.2003
Ahli No: 2341
Posting: 182
Dari: Terengganu

Terengganu   avatar


posticon Posting pada: 23-10-08 09:36


nice posting. sangat sweet. thanks 4 sharing

Bookmark and Share

    


  Member Information For eiraProfil   Hantar PM kepada eira   Quote dan BalasQuote

hurul_inn
Warga 3 Bintang
Menyertai: 13.03.2008
Ahli No: 32879
Posting: 107
Dari: Darul Iman-Darul Naim-Darul Ehsan-Darul Iman

Terengganu   avatar


posticon Posting pada: 23-10-08 09:53


...macam pernah baca saja artikel ni...
tapi dah lupa kat mana... :berfikir: :berfikir:
apapun thanks 4 sharing :-) :-)

Bookmark and Share

    


  Member Information For hurul_innProfil   Hantar PM kepada hurul_inn   Quote dan BalasQuote

cahayakuiman
WARGA SETIA
Menyertai: 07.03.2006
Ahli No: 23268
Posting: 832

Selangor   avatar


posticon Posting pada: 23-10-08 13:01


:smile: kita semua manusia biasa kan..yang penting keikhlasan..bukan pada rupa dan bukan pada harta. cuma kerna kita manusia biasa.

Bookmark and Share

    


  Member Information For cahayakuimanProfil   Hantar PM kepada cahayakuiman   Pergi ke cahayakuiman's Website   Quote dan BalasQuote

Daeng_Jati
-WARGA AMAT SETIA-
Menyertai: 17.02.2004
Ahli No: 7336
Posting: 9704
Dari: UKM, Bangi

brunei   avatar


posticon Posting pada: 23-10-08 13:03


lama sungguh tak berpantun dengan cahayakuiman ni... cahaya moh kita berpantun balik?

Bookmark and Share

    


  Member Information For Daeng_JatiProfil   Hantar PM kepada Daeng_Jati   Quote dan BalasQuote

cahayakuiman
WARGA SETIA
Menyertai: 07.03.2006
Ahli No: 23268
Posting: 832

Selangor   avatar


posticon Posting pada: 23-10-08 13:07


Pada 23-10-08 13:03 , Daeng_Jati posting:

!!! QUOTE !!!

lama sungguh tak berpantun dengan cahayakuiman ni... cahaya moh kita berpantun balik?


kayu ukiran si kayu jati,
kayu diukir berikat tali...
wahai perwira lama dinanti,
juallah pantun hamba kan membeli..


-----------------
kehidupan adalah sebuah perjalanan menuju sebuah kematian...yang hakiki lagi abadi.UJIan akan datang dan pergi sebagai tanda bukti keimanan.


Bookmark and Share

    


  Member Information For cahayakuimanProfil   Hantar PM kepada cahayakuiman   Pergi ke cahayakuiman's Website   Quote dan BalasQuote

Daeng_Jati
-WARGA AMAT SETIA-
Menyertai: 17.02.2004
Ahli No: 7336
Posting: 9704
Dari: UKM, Bangi

brunei   avatar


posticon Posting pada: 23-10-08 13:11


Dalam semak ada kebun
Dalam kebun ada bunga
Dalam gelak ada pantun
Dalam pantun ada bicara

Erm, wahai adinda? hamba ada persoalan yang bermain dibenak fikiran ini,

Tersorok malu si buah manggis
Di celah daun mengintai-ngintai
Waktu berpantun hati menangis
Dalam lara hamba bersantai

Hamba cuba menyembunyikan lara dihati, namun ku tewas jua...

Bookmark and Share

    


  Member Information For Daeng_JatiProfil   Hantar PM kepada Daeng_Jati   Quote dan BalasQuote

cahayakuiman
WARGA SETIA
Menyertai: 07.03.2006
Ahli No: 23268
Posting: 832

Selangor   avatar


posticon Posting pada: 23-10-08 13:16


mak Inang membeli ragi,
ragi dibeli si merah saga,
usah ditangis yang telah pergi,
kelak merana jiwa dan raga.

hidangan enak sedap terasa,
di hidang oleh idaman hati,
ingat selau Allah yang Esa,
pasti kan tumbuh silih berganti. :smile:

Bookmark and Share

    


  Member Information For cahayakuimanProfil   Hantar PM kepada cahayakuiman   Pergi ke cahayakuiman's Website   Quote dan BalasQuote

Daeng_Jati
-WARGA AMAT SETIA-
Menyertai: 17.02.2004
Ahli No: 7336
Posting: 9704
Dari: UKM, Bangi

brunei   avatar


posticon Posting pada: 23-10-08 13:19


Dinda, terkedu sungguh hamba dengan ungkapan dinda. Begitu menggamit rindu. Ku ingin menyemai kasih...

mekar puspa celahan perdu
layu sekuntum pinggir selasih
padamu Tuhan kusandar rindu
moga bercambah sebuah kasih


-----------------
Photobucket


Bookmark and Share

    


  Member Information For Daeng_JatiProfil   Hantar PM kepada Daeng_Jati   Quote dan BalasQuote

cahayakuiman
WARGA SETIA
Menyertai: 07.03.2006
Ahli No: 23268
Posting: 832

Selangor   avatar


posticon Posting pada: 23-10-08 13:26


kelunya lidah tidak terkata,
bertntang wajah terubat luka,
takdir Ilahi punya cerita,
untuk perwira di hari muka.

hati mengharap tidak menjadi,
pilihan Ilahi paling utama,
semailah kasih pada yang sudi,
redhokan hati kasih kan menjelma.

Bookmark and Share

    


  Member Information For cahayakuimanProfil   Hantar PM kepada cahayakuiman   Pergi ke cahayakuiman's Website   Quote dan BalasQuote

Daeng_Jati
-WARGA AMAT SETIA-
Menyertai: 17.02.2004
Ahli No: 7336
Posting: 9704
Dari: UKM, Bangi

brunei   avatar


posticon Posting pada: 23-10-08 13:34


Dinda... dinda... sekilas ikan di ayer hamba tahu jantan betinanya. Sekilas muka dinda berubah, hamba tau apa isinya. Dinda bila jodoh mendatang, rasa hati jangan ditentang...

Rumah kayu tiang sebatang
Rumah batu di tepi bendang
Bersyukur atas nikmat mendatang
Agar hidup disayang orang

Bookmark and Share

    


  Member Information For Daeng_JatiProfil   Hantar PM kepada Daeng_Jati   Quote dan BalasQuote

Daeng_Jati
-WARGA AMAT SETIA-
Menyertai: 17.02.2004
Ahli No: 7336
Posting: 9704
Dari: UKM, Bangi

brunei   avatar


posticon Posting pada: 23-10-08 13:36


Dinda, izinkan hamba menggelarkan diri hamba kanda ya? bunyinya lebih manis.

Dinda, dinda... kanda ingin bertanya rasanya hati;

Angin barat gelombang barat
Barat memecah dari seberang
Kalau dinda tahu ibarat
Apa makna kasih sayang?

Bookmark and Share

    


  Member Information For Daeng_JatiProfil   Hantar PM kepada Daeng_Jati   Quote dan BalasQuote

cahayakuiman
WARGA SETIA
Menyertai: 07.03.2006
Ahli No: 23268
Posting: 832

Selangor   avatar


posticon Posting pada: 23-10-08 13:45


duduk di serambi manis tertawa,
menunggu janji akan terkota,
kasih sayang umpama nyawa,
hilang di jiwa pudarlah cinta.

kain sulaman si hati kama,
untuk tatapan musafir kanda,
kasih Ilahi paling utama,
itulah sandaran kasih adinda.
:smile: p/s- pantun ni pantun seloka jenaka...tak ada kena mengena dengan yghidup atau yang mati. sekadar untuk hiburan semata-mata.


-----------------
kehidupan adalah sebuah perjalanan menuju sebuah kematian...yang hakiki lagi abadi.UJIan akan datang dan pergi sebagai tanda bukti keimanan.


Bookmark and Share

    


  Member Information For cahayakuimanProfil   Hantar PM kepada cahayakuiman   Pergi ke cahayakuiman's Website   Quote dan BalasQuote

Daeng_Jati
-WARGA AMAT SETIA-
Menyertai: 17.02.2004
Ahli No: 7336
Posting: 9704
Dari: UKM, Bangi

brunei   avatar


posticon Posting pada: 23-10-08 15:51


erm, Dinda? kanda tak ada mood pula nak berpantun. rasa macam akan ulang kisah same macam dulu saja. Pantun pun lebih kurang sama...

Ambil sopan pepahkan santun
Arena ini ukhwah berhubung
Sampai di sini hamba berpantun
Ada masa pasti bersambung


-----------------
Photobucket


Bookmark and Share

    


  Member Information For Daeng_JatiProfil   Hantar PM kepada Daeng_Jati   Quote dan BalasQuote

marul
WARGA SETIA
Menyertai: 04.09.2007
Ahli No: 30924
Posting: 648
Dari: Seremban

NegeriSembilan   avatar


posticon Posting pada: 07-12-08 11:41


pandainyer anti cahayakuiman ni berpantun ye...

tak tahu pulak ana... :sopan:


-----------------
Assalamualaikum...salam ukhwahfillah...
www.marul-nashirassunnah.blogspot.com/


Bookmark and Share

    


  Member Information For marulProfil   Hantar PM kepada marul   Quote dan BalasQuote

Wuddah
WARGA SETIA
Menyertai: 04.03.2007
Ahli No: 29021
Posting: 508
Dari: Chenderong Balai

Perak  


posticon Posting pada: 07-12-08 13:41


Assalamualaikum..menarik mereka berpantun..syukran dengan info ini..

Bookmark and Share

    


  Member Information For WuddahProfil   Hantar PM kepada Wuddah   Quote dan BalasQuote

sayatetapsaya
-WARGA AMAT SETIA-
Menyertai: 12.05.2004
Ahli No: 8934
Posting: 5682

italy  


posticon Posting pada: 07-12-08 20:59


Assalamualaikum
ingat nak baca cerita, tetapi terbaca pepantun yang kat sini pulak..pergh...memang mantap habis lah..tak mampu nak celen.. :-P



Bookmark and Share

    


  Member Information For sayatetapsayaProfil   Hantar PM kepada sayatetapsaya   Quote dan BalasQuote

wafie
WARGA SETIA
Menyertai: 28.03.2005
Ahli No: 15378
Posting: 517
Dari: Sabak Bernam Selangor

Selangor   avatar


posticon Posting pada: 08-12-08 11:34


terharu pun ada,terima kasih kerana berkongsi artikal ini..


-----------------



Bookmark and Share

    


  Member Information For wafieProfil   Hantar PM kepada wafie   Quote dan BalasQuote

Member Messages

Forum Search & Navigation

 

Log in to check your private messages

Silakan Login atau Mendaftar





  


 

[ Carian Advance ]

Jum ke Forum 




Datacenter Solution oleh Fivio.com Backbone oleh JARING Bukan Status MSCMyPHPNuke Portal System

Disclaimer: Posting dan komen di dalam Portal Komuniti Ukhwah.com ini adalah menjadi hak milik ahli
yang menghantar. Ia tidak menggambarkan keseluruhan Portal Komuniti Ukhwah.com.
Pihak pengurusan tidak bertanggung jawab atas segala perkara berbangkit
dari sebarang posting, interaksi dan komunikasi dari Portal Komuniti Ukhwah.com.


Disclaimer: Portal Komuniti Ukhwah.com tidak menyebelahi atau mewakili mana-mana parti politik
atau sebarang pertubuhan lain. Posting berkaitan politik dan sebarang pertubuhan di dalam laman web ini adalah menjadi
hak milik individu yang menghantar posting. Ia sama-sekali tidak ada
kena-mengena, pembabitan dan gambaran sebenar pihak pengurusan Portal Komuniti Ukhwah.com

Portal Ukhwah
Hakcipta 2003 oleh Ukhwah.com
Tarikh Mula: 14 Mei 2003, 12 Rabi'ul Awal 1424H (Maulidur Rasul)
Made in: Pencala Height, Bandar Sunway dan Damansara Height
Dibina oleh Team Walasri




Loading: 0.116215 saat. Lajunya....